TEKNIK PEMBUATAN PREPARAT SEGAR
Well Hello People !
Ngebuat preparat segar adalah salah satu teknik di lab yang susah susah gampang. Disebut susah sebenernya enggak juga karena ini soal skill dan kemauan. Disebut gampang, juga enggak bisa di stereotip kaya gitu, karena butuh ketelitian dan kesabaran. Intinya, jangan nganggep enteng hal yang keliatannya kecil dan sepele, karena bisa jadi hal itu lebih susah dan complicated dari apa yang kita bayangkan.
Disini, aku ngerangkum hal-hal yang perlu diperhatikan saat kalian bikin preparat segar.
ALAT
1. Mikroskop
2. Cutter/Silet
3. Object Glass
BAHAN
1. Daun Pinus
2. Aquades
LANGKAH KERJA
PERBANDINGAN DENGAN PREPARAT SEGAR LAINNYA
Ngebuat preparat segar adalah salah satu teknik di lab yang susah susah gampang. Disebut susah sebenernya enggak juga karena ini soal skill dan kemauan. Disebut gampang, juga enggak bisa di stereotip kaya gitu, karena butuh ketelitian dan kesabaran. Intinya, jangan nganggep enteng hal yang keliatannya kecil dan sepele, karena bisa jadi hal itu lebih susah dan complicated dari apa yang kita bayangkan.
Disini, aku ngerangkum hal-hal yang perlu diperhatikan saat kalian bikin preparat segar.
ALAT
1. Mikroskop
2. Cutter/Silet
3. Object Glass
![]() |
kaca penutup gak terlalu dibutuhin sih di praktikum ini karena preparatnya insyaallah ga bakalan lari-lari kaya di praktikum protozoa yang mesti pake cover glass. |
BAHAN
1. Daun Pinus
![]() |
FYI, kelompok aku kebagian daun pinus |
LANGKAH KERJA
- Sayat daun pinus dengan sayatan yang sangat tipis dengan cara melintang (horizontal)
- Simpan sayatan pada kaca objek
- Teteskan satu tetes aquades diatas sayatan pada kaca objek
- Letakan kaca objek pada meja mikroskop. Jepit dengan klip.
- Atur diafragma sampai cahaya dapat dilihat dengan jelas.
- Amati dengan pembesaran kecil terlebih dahulu.
- Lakukan pembesaran besar lalu halus untuk mempertajam kejelasan gambar.
- Foto gambar hasil pengamatan
HASIL PENGAMATAN
![]() |
pembesaran 4x10 |
![]() |
pembesaran 10x10 |
Sayatan : Melintang
Reagen : Aquades
- Pengamatan Daun Rhoe discolor
![]() |
pembesaran 10x10 |
Sayatan : Membujur
Reagen : Aquades
- Pengamatan Eceng Gondok
![]() |
pembesaran 40x10 |
Sayatan : Melintang
Reagen : Aquades
- Pengamatan Akar Bawang Daun
![]() |
pembesaran 10x10 |
Sayatan : Melintang
Reagen : Aquades
Berdasarkan pengamatan, diperlukan
sekali adanya teknik penyayatan yang baik dan benar pada preparat segar, agar
hasil pengamatan yang dihasilkan dapat dilihat dengan lebih jelas. Adapun cara
menyayat preparat yang baik dan benar adalah sebagai berikut :
- Siapkan silet/cutter yang tajam beserta bahan yang akan dibuat sebagai preparat.
- Tentukan jenis sayatan yang akan di lakukan, baik itu membujur (vertikal) maupun melintang (horizontal).
- Sayat objek dengan cutter/silet setipis mungkin. Letakkan silet/cutter pada bahan/objek dengan membentuk sudut kurang lebih 30 derajat supaya mendapat irisan yang tipis. Karena ukuran benda yang akan diamati melalui mikroskop harus sekecil dan setipis mungkin, agar dapat dilihat dengan jelas. Semakin kecil atau tipis suatu objek pengamatan, maka gambar yang akan dihasilkan akan semakin baik.
- Preparat segar diletakkan di object glass .
- Tetesi aquades, bila perlu tutup dengan kaca penutup.
Apa kelebihan dari preparat segar?
BalasHapus